Jumat, 25 Juli 2014

Masa Lalu

. Masa Lalu ..
Aku enggan membahas masa lalu ,
tapi,
semakin aku mencoba melupakan mu, sebercak kenangan dan masa lalu itu semakin kuat aku rasakan ,
mengingatkan aku tentang semua bayang-bayang hitam masa lalu .
masa lalu tentang kamu .
apalah dayaku Tuhan , 
aku hanya bisa membiarkan semuanya terkenang ,
terkenang bersama luka ,
bersama angin yang hanya akan menjadikan nya kenangan ..

Kau selalu benar ,
Aku masih teringat akan sosok itu,
ketika aku berkata aku begitu kuat ,
namun sebenarnya rapuh,
Aku yang selalu mencoba tegar,
namun sebenarnya aku tak pernah mampu ..

Kau tau ?
aku selalu berharap kau ada disini, 
berharap sosok itu masih disini,
bersama dengan aku yang selalu merasa sendiri.
selalu ada dan selalu menemani.
namun aku tau ,
semua itu hanyalah masa lalu ,
dan itu tak akan pernah mungkin kembali ..

Semuanyan hanya tinggal kenangan, 
sosok itu telah pergi, 
pergi dan tak mungkin kembali,
meninggalkan aku disini, 
bersama rasa penyesalan abadi,
penyesalan yang selalu menyayat hati ..

Kini aku harus sadar ,
kenyataan pahit ini akan selalu aku kenang abadi,
bersama semua mimpi-mimpiku ini ..

Aku selalu berharap kau akan kembali 
( KAKAK )

Kau Benar

Yah kau benar..
aku hanyalah bayangan hitam yang tak pernah kau pedulikan,
Aku hanyalah sisa sisa kebahagiaan yang tak pernah kau kenang ..

Kau tau ?
aku hanya ingin membuatmu menjadi sesuatu yang paling indah dalam hatiku, 
aku hanya ingin mejnadikanmu sesuatu yang tak pernah orang lain miliki, 
Tapi..
sepertinya aku tak pernah bisa membuatmu seperti itu .
kau benar, aku menyerah ..

Tatap matamu semakin tertutup, dan aku rasa kau takan pernah membuka matamu untuk melihatku,
sia-sia sudah harapanku .

Huft..
kau benar, aku sudah lelah dengan semua cerita ini, 
tapi..
bisakah aku memohon ?
sekali saja ? 

Berikan satu episode terakhir untuk ku , 
berikan aku cerita terakhir dalam ceritamu, ku mohon ..
maap , jika selama ini aku selalu memaksa untuk masuk ke dalam duniamu ,
mencari celah dalam hatimu , yang jelas-jelas tak pernah kau buka untuk ku ..

Kau tau ?
KAu adalah Inspirasi terindah dalam hidupku , dan sekarang nafas perjuangan ku telah temui titik lelah.
yah kau benar ,
Aku tak pernah pantas untukmu ..

Kamis, 24 Juli 2014

Menutup Mata

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT...
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan..
Ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan...
Tapi ingatlah...
melepaskan BUKAN akhir dari dunia..
melainkan awal suatu kehidupan baru..
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,
Mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari...
dan mereka yang telah mencoba..
Karena mereka lah yang bisa menghargai
betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka...

Cinta Yang Agung

cinta yang agung Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH
menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata
‘Aku turut berbahagia untukmu’

Apabila cinta tidak berhasil…
BEBASKAN dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas LAGI ..
Ingatlah…
bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya..
tapi..
ketika cinta itu mati..
kamu TIDAK perlu mati bersamanya…

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..

MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh..




'' kahlil Gibran ''

24 Juli 2014.

Tuhan, 
bahkan sampai detik ini hati dan pikiran ku masih memikirkan nya,
salahkah semua rasa sayang dan cintaku ini Tuhan ?
Jika salah, benarkan semuanya dari sekarang, agar aku tidak terlalu banyak berkhayal, agar aku tidak terlalu banyak merangkai mimpi, megukir indah namanya dan terbang menggapai impian ku ini .

Jangankan Untuk berharap bisa memeluk dia sebagai orang yang aku cintai, jangankan berkhayal agar aku bisa berjalan , bergandengan tangan dengan dia sebagai orang yang aku sayang lebih dari seorang '' KAKAK" . 

Aku tak saggup membayangkan nya , karna aku tau, aku akan terjatuh keras ketika aku tahu kenyataan pahit, bahkan aku tak akan sanggup membayangkan bagaimana rasa sakitnya jatuh terhempas dan tak di anggap.

Aku tak akan sanggup, merapihkan hancur nya kepingan kepingan hatiku yang telah aku rangkai selama aku bersamamu, aku ingin merasakan rasanya di peluk oleh hangatnya tubuhmu, dalam dekapanmu bukan sebagai " ADIK ", walaupun hanya satu detik, walaupun hanya dalam mimpi.
Aku ingin sekali merasakan nya, rasanya di cintai oleh kamu.

Sebuah hati yang tak pernah lelah menanti, sebuah hati yang rela tersakiti, sebuah hati yang tak pernah merasa sakit, sekalipun telah engkau lukai.
Aku rela, Aku rela karna hanya ada kebahagiaan kamu, karna cuma kamu yang aku inginkan, karna aku hanya ingin melihat kamu bahagia, walaupun aku harus terluka.

Luka ini tak sebanding dengan kebahagiaan kamu, orang yang aku cinta, kebahagiaan orang special yang selalu menjadi alasan aku selalu bersemangat bangun di pagi hari, alasan yang selalu membuat aku semangat untuk menghitung jumlah bintang di langit ( sangat tolol bukan ) ?

Kamulah hal terindah di hidupku, Luka terlama , perih dalam hati dan jiwa dan tetes air mata di setiap senyumanku, kamulah satu satunya orang yang mampu membuat aku merasa menjadi manusia paling hidup karna bisa merasakan pahit, manis , perih, sakit dan bahagia mencintai kamu.

Hanya kamu , Hanya kamu alasan mengapa aku bertahan dalam kesendirian ku selama ini.
Kamu lah satu satunya alasan untuk aku hidup, 
hanya kamu ..
( KAKAK )

Rabu, 23 Juli 2014

Tentang Rasa

hari ini ,
akan aku tulis sejuta kisah tentang kamu,
tentang rasa dalam hatiku,
tentang rasa yang hampir membunuhku,
tentang rasa yang tak mampu kucegah..

Rasa yang membuatku
semakin sakit,
semakin pedih,
dan semakin perih
dan semakin membuat aku menjadi tak berdaya..

tapi , 
rasa itu juga yang akan menyembuhkanku,
tak pernah kah kau merasakan rasa yang selama ini aku rasakan ?

lihatlah !
dengarlah !
rasakanlah !
bagaimana rasa itu bercerita tentangmu..
rasa yang tak mampu aku ungkapkan bagaimana pun caranya ..

Berpura - Pura

Banyak hal yang bisa membuat aku menangis bila mengingatmu. 
Saat melintasi jalan yang pernah kita lalui bersama, misalnya.
Tak hanya itu. 
Ketika duduk diam di bangku tempat kita selalu bertemu ,
semua itu mampu membuat gerimis turun dari kedua
mataku. 


Atau itu,
saat aku membaca ulang semua sms dan bbm yang pernah kau kau kirimkan padaku.
Ah, bahkan akupun bisa berair mata kala itu.
ketika aku sedang diam sendiri dan bayangan dirimu tiba-tiba melintas dan tersenyum kepadaku.
Jika sudah begitu, biasanya aku tak mampu menahan genangan air itu,

Setelah puas kulampiaskan, maka dada ini akan terasa lebih lega.
Lalu tangisku, akan aku paksa berhenti dalam satu kali tarikan nafas.
Awalnya sungguh terasa berat. 
Saking beratnya aku meredam tangis
hingga nafasku tersenggal- senggal ..

Aku pun tak memahami perasaan yang sulit aku mengerti ini.
Dengan mudahnya aku bisa bersimbah air mata bila mengingat segala hal yang
berkaitan denganmu.
Rasanya sedih sekali.
Ada perasaan hancur.
Seperti ada sesuatu yang hilang dari hatiku.

Sesuatu yang pergi dan tak kembali.
Sesuatu yang meninggalkan rasa pedih di hatiku.
Begitulah yang aku rasakan saat ini sejak aku tau kau tak lagi bersamaku,

Entahlah, aku yang terlalu lebay  atau terlalu perasa
seperti yang pernah kau bilang kepadaku.
Namun sampai kini,
aku sudah tebiasa menangis dalam hati.
Tanpa seorangpun tau sesungguhnya aku sedang berurai air mata.
Tanpa seorang pun sadar jika di sini, jauh di dasar hatiku,aku sedang menangisimu ..

Sayap - Sayap Patah

Wahai Langit…
Tanyakan pada-Nya ,
Mengapa dia menciptakan sekeping hati ini ,
Begitu rapuh dan mudah terluka ?
Saat dihadapkan dengan duri-duri cinta ,

Begitu kuat dan kokoh saat berselimut cinta dan asa ?
Mengapa dia menciptakan rasa sayang dan rindu di dalam hati ini ?
Mengisi kekosongan di dalamnya ,
Menyisakan kegelisahan akan sosok sang kekasih ,
Menimbulkan segudang tanya ,
Menghimpun berjuta asa ,
Memberikan semangat, juga meninggalkan kepedihan yang tak terkira ?

Mengapa dia menciptakan kegelisahan dalam relung jiwa ?
Menghimpit bayangan ?
Menyesakkan dada , Tak berdaya melawan gejolak yang menerpa ?

Wahai ilalang… Pernah kah kau merasakan rasa yang begitu menyiksa ini ?
Mengapa kau hanya diam ?
katakan padaku Sebuah kata yang bisa meredam gejolak hati ini ,
Sesuatu yang dibutuhkan raga ini ,
Sebagai pengobat tuk rasa sakit yang tak terkendali .

Desiran angin membuat berisik dirimu,
Seolah ada sesuatu yang kau ucapkan padaku,
Aku tak tahu apa maksudmu ?
Hanya menduga .
Bisikanmu mengatakan ada seseorang di balik bukit sana ,
Menunggumu dengan setia Menghargai apa arti cinta .

Hati yang terjatuh dan terluka ,
Merobek malam menoreh seribu duka ,
Kukepakkan sayap-sayap patahku ,
Mengikuti hembusan angin yang berlalu ,
Menancapkan rindu .



Disudut hati yang beku ,
Dia retak, hancur bagai serpihan cermin berserakan,
Sebelum hilang di terpa angin ,
Sambil terduduk lemah ,
Ku coba kembali mengais sisa hati ,
Bercampur baur dengan debu ingin kurengkuh ,
Ku gapai kepingan di sudut hati.
Hanya bayangan yang ku dapat .

Ia menghilang saat mentari turun dari peraduannya ,
Tak sanggup kukepakkan kembali sayap ini ia telah patah ,
Tertusuk duri-duri yang tajam ,
Hanya bisa meratap Meringis ,
Mencoba menggapai sebuah pegangan



                                                                                                        ( Kahlil Gibran  )


PERGI

Pergi adalah melanjutkan kehidupan lain,
yang pelan-pelan meniadakan kehadiranku di sini,
yah..
meniadakan aku yang selama ini di sampingmu. 

 
Tetapi, kau harus tau ,
aku tidak akan sepenuhnya pergi,
hanya saja kita tidak lagi menjalani peristiwa-peristiwa bersama - sama, 
peristiwa yang kau alami dalam hidup dan peristiwa yang aku alami dalam hidupku.
 
sekarang aku mecoba pergi,
aku pergi, sebisa mungkin aku pergi,
kita berada di dunia kita masing-masing.
Aku hidup di duniaku,
dan kau hidup di duniamu.
 
Tapi, percayalah,
sebenarnya aku selalu bersama denganmu,
di hidupmu, di samping mu, di hati dan pikiran mu .
 
Hanya saja,
mungkin kita tak akan lagi melihat bulan yang sama dari tempat  yang sama.
meski sebenarnya aku tak ingin pergi , 
tapi aku harus pergi..

 
hidup memang sering kali harus seperti ini,
pergi meninggalkan , apa yang seharusnya kita pertahankan,
hidup yang harus kita jalani dengan cara yang tak kita mengerti, 
bahkan dengan cara yang tak kita inginkan...

Selasa, 22 Juli 2014

Kenangan Terakhir

. hari ini , 22 Juli 2014 ..
dua hari dimana gua bener'' harus ngelupain semua tentang dia , 
bukan cuma dia , tapi semua tentang gua dan dia selama ini .
karna mungkin ini udah salah satu pilihan yang udah gua buat sendiri, tanpa peduli gimana jadinya gua nanti .

ga pernah berharap bisa jadi orang yang sempurna dan istimewa buat dia ,
ga pernah berharap dia akan jadi milik gua selamanya ,
dan ga pernah berharap rasa sayang gua ini akan di bales sama dia .
hanya berharap bisa tetap berada bersama dia selamanya .
tapi , itu dulu ..
sebelum akhirnya semua ini terjadi ..

entah apa yang mau gua kenang sekarang ,
semuanya begitu menyakitnya , bahkan sangat menyakitkan buat gua ,
ketika gua harus terbangun dari tidur semalam dan gua harus menerima kenyataan kalo ternyata pagi ini udah ga sama kaya pagi-pagi sebelumnya .

sekarag udah ga ada ucapan selamat pagi lagi di Hp, dimana pun , ga akan ada ucapan '' SELAMAT PAGI ADE ''..
dia yang selalu memanggil gua dengan sebutan " ADE '' dan ga akan pernah berubah sampai kapan pun.

tapi sekarang semuanya udah selesai, udah berakhir .
dan itu gara-gara gua , yah ..
gua dan selalu gua , dimana akan selalu gua yang di salahkan dan selalu jadi orang yang salah .
gua bingung mau ngmg apaan, gua juga ga tau sama siapa lagi gua harus cerita , kalo perubahan yang saat ini terjadi di hidup gua nyakitin banget , ketika semua perjalanan hidup ini harus gua lakuin sendiri , 
ga ada tempat buat gua cerita dan menumpahkan manis pahitnya hidup gua lagi .

'' MADOLL ''..
rasanya nama itu yang sekarang sedang membuat gua jadi orang gila, hahaha :D
3 tahun terakhir yang penuh dengan kenangan , dan semuanya itu sangat sulit untuk di lupakan dalam sekejap waktu .
walau begitu kenyataan nya tapi gua harus melupakan semuanya , menyimpan baik - baik kenangan gua sama dia , dan ga ada satu orang pun yang bisa merubah kenangan itu dan mengambilnya dari gua .

Ka, 
andai elu tau gimana tersiksa gua sekarang gara-gara mikirin keadaan lu ,
walaupun lu baik-baik aja , tapi hati gua tetep ga tenang kalo ga tau keadaan lu sendiri .
pengen banget gua ketemu sama lu , dan nanya '' APA KABAR KA ? UDAH MAKAN ? ''..
hahaha :D pertanyaan bodoh yang selalu gua tanyakan tiap kali ketemu sama lu .

sayang yah , semua itu hanya tinggal kenangan :') dan hari ini gua lagi mengenang tentang kita :D
semoga lu baik dan akan selalu baik :D

Minggu, 20 Juli 2014

Mencoba Berlari

Dalam sepi ini aku mengenangmu, 
Masih terekam dalam ingatanku,
Wajahmu, Menari-nari dalam perih hati,
Membuatku tertawa dalam fana, 
ketika aku mengingat semua itu ..
mentihkan air mata yang aku tak tau siapa yang akan menghapusnya..
 
Hah…. 
Helaan nafas panjang ku elakkan,
Semua telah berakhir, 
semuanya akan terasa beda sekarang, 
Cerita kita, hidup kita dan semua tentang kita,
semua itu kini hanya tinggal menjadi kenangan kita..
 
Untaian doa  masih selalu ku sebut,
aku masih mendoakan agar kamu baik-baik saja ..
 
Andai  kau tahu,
Separuh hidup,
telah aku habiskan untuk belajar, 
belajar melupakanmu dan berlari jauh dari mu..
 
Janji dan harapan telah berakhir dengan kepedihan,
Aku berlari,
Sejauh mungkin aku berlari ,
aku mencoba berlari pergi, 
tapi tenyata aku salah ,
aku berlari karna , aku mengejar bayangmu,
Dan ternyata kau tak pernah kembali.
 
Lihatlah aku merintih,
aku kebingungan, kemana aku harus berlari mencari bayanganmu,
atau justru aku yang harus berlari pergi meninggalkan bayanganmu,
Batinku menjerit penuh lirih memanggil namamu
Tak adakah kau pun sama? 
mencoba mengingat semua tentang kita disini .


Sabtu, 19 Juli 2014

Mengingat Mu

Siang ini, aku sedang duduk dan membuka ingatan tentangmu.
Tentang kita dulu yang tak bisa aku lupakan sampai hari ini.
Seperti yang kau tau, 
aku akan bahagia sekali saat  mengingatmu.

Jika ada waktu, aku selalu menyempatkan diri untuk mengingatmu walau hanya sedetik saja. 
Mengingatmu, entah mengapa, selalu saja mendatangkan
rasa bahagia tersendiri bagiku.
Dan siang ini, 
ada ingatan yang hendak aku putar kembali tentang kita di sini.
Tak apa ya, aku menuliskannya ? 
aku harap kamu ga akan marah .

langsung pada bagian yang aku suka.
karena aku begitu senang mengingat bagian ini,
yaitu pada saat pertemuan kita. 

Ya, semoga kau tak keberatan.

Tentu kau masih ingat, betapa kita berdua 
seperti kedua orang yang baru dipertemukan kembali oleh Tuhan setelah
dipisahkan selama beribu-ribu tahun.
Saling berbagi cerita tentang dunia yang kita arungi sebelum akhirnya kita bertemu.
 
Meski obrolan kita terasa canggung diawal pertemuan, tapi jelas, baik
aku maupun kau, tak ada yang ingin berpisah.
atau mungkin hanya aku tak pernah ingin berpisah dengan mu, tapi kau justru sebaliknya.

Entahlah,
bersamamu, membuat dada ini merasakan lagi hangat cinta.
Aku betah dan tak ingin pergi menjauh.
Seolah aku besi dan kau magnet.
Tapi ada alasan kuat yang mengharuskan kita untuk kembali
berpisah.

Kita, 
eemm... 
maap salah, maksudku, kau kemudian menyadari sepenuhnya jika
pertemuan ini tak boleh terjadi.
Kemudian kau meminta agar kita berusaha saling berlari menjauh dan mulai saling melupakan.

Baiklah,
kuturuti maumu.
Aku berusaha berlari menjauh sekuat tenaga seperti maumu,
meski tetap aku rasakan ada rantai pemberat di kaki yang membuatku sia-sia
berusaha melarikan diri darimu.
Dan setelah sekian lama berusaha, aku tau, kau berhasil melakukannya.

Kulihat kau baik2 saja setelah perpisahan itu.
Sementara aku, masih disini menjalani hari hari yang membuat aku tersiksa karna perpisahan kita.

Terdiam, Meringkuk mengasihani nasib sambil
membiarkan hujan jatuh dan memburamkan kedua jendela mataku.
Berbeda denganmu, kau rupanya berusaha lebih baik dari aku.
Kau memilih menyingkirkan kenangan, menghapusnya.

Tak pernah sedikit pun kau mengatakan
perasaanmu tentang cinta atau pun rindu seperti yang masih demikian
nyeri aku rasakan ketika kenangan-kenangan tentang kita melintas di ingatan ku.

Tapi, jika kau menyangka tak ada lagi cinta yang aku rasakan,
tak pernah adaluka yang tercipta karena perpisahan, dan menyangka waktu telah
menyembuhkan segalanya, kau keliru.
Aku tak pernah bisa sepertimu.

Aku, yang selalu berpura-pura jika selama ini aku baik-baik saja.
Aku, yang selalu berpura-pura tak pernah ada luka dan seolah waktu telah
menyembuhkan segalanya.

 Itu kulakukan agar kau bahagia. 
Berkali-kali tanya singgah di hatiku, 
" Apa kau memiliki rasa yang sama seperti aku?"
" Apa kau sering membohongi diri sendiri ?" 
" Apa kau tak merindukan dan mengingatku lagi ? ''

Entahlah, demikianlah aku mengingatmu.
Dan tau kah kau, apa yang aku pikirkan sekarang?
Dalam hari-hari aku terakhir kali melihatmu, dan kau melihatku, pernah kah kau mengingat aku?